Wednesday, June 4, 2014

Saksikan YPM Concert Series 2014!

Saksikan YPM Concert Series 2014!




Young Artist Series 2014 - I
7 Juni 2014 sabtu | GoetheHaus Jakarta, 19.30 WIB


Young Artist Series 2014 - I
8 Juni 2014 minggu | GoetheHaus Jakarta, 19.30 WIB


YPM Rising Stars 2014
11 Juni 2014 rabu | Erasmus Huis Jakarta, 19.30 WIB

Musical Bouquet 2014
16 Juni 2014 senin | Erasmus Huis Jakarta, 19.30 WIB


Resital Piano Tunggal Jonathan C. T. Wibowo
17 Juni 2014 selasa | Erasmus Huis Jakarta, 19.30 WIB


Konser Matinée Piano Duo Rocky Reynaldo & Denny Karyadi
22 Juni 2014 minggu | Amir Pasaribu Concert Hall @ Rudy Laban Music CentreSekolah Musik YPM Bintaro13.30 WIB




--------------------------------------------------------------------------------------------------

Info @ +62 21. 829 2469 (Bapak Supri)

Tuesday, September 3, 2013

Sekilas mengenai Tommy Prabowo

TOMMY PRABOWO




Lahir di Semarang. Mulai usia lima tahun belajar piano, antara lain pada Greta Adiwibowo. Kemudian juga biolin pada Alm. Darmadi. Tahun 1982 masuk Institut Seni Indonesia memperdalam biolin pada Alm. Samiyono dan beberapa kali terpilih mengikuti Workshop Orkestra tingkat ASEAN. Tahun 1990 memenangkan Kompetisi Piano Yamaha Tingkat Nasional. Tampil bersama Orkes Bina Musika (alm. Atti Bagio/Mozart KV 499) dan Orkes Simfoni Jakarta (Yudianto Hinupurwadi/Beethoven ke-empat) sebagai solis. Tahun 1991 selama satu semester belajar piano accompanying dan teori/literatur musik di Sekolah Musik Juilliard, New York.

Tahun 1994-2000 memimpin Paduan Suara dan Orkes St. Caecilia Katedral Jakarta. Disamping itu juga PS Gita Swara Jaya Universitas Atmajaya, Institut Teknologi Indonesia Serpong dan PS. Eliata. Tahun 1999 mengikuti kursus dirigen orkes di Canford School of Music, Inggris dibawah bimbingan George Hurst. Tahun 2001-2002 mahasiswa Universitas Musik Detmold, Jerman untuk jurusan dirigen pada Karl Heinz Bloemeke. Sebagai mahasiswa di Detmold memimpin dan melatih Orkes Mahasiswa Universitas dan juga Orkes Simfoni Halberstadt, selain itu juga terlibat dalam proyek opera Suor Angelica bersama Opernschule Universitas tersebut.

2002-2007 University of Music di Freiburg ,Jerman untuk jurusan dirigen pada Hans M. Beuerle (kor) dan Scott Sandmeier (Orkes). Orkes dan Paduan Suara Musikhochschule, Freiburger Bachchor, Ensembel Kamar Freiburg, Opernschule Universitas Freiburg juga paduan suara gereja di Ebringen dan Schallstadt merupakan tempatnya bermusik selama studinya. Ketertarikannya pada instrumen otentik renaisans/barok membuatnya belajar Viola da Gamba pada Ekkehard Weber. Ia juga belajar vokal pada Prof. Towako Sato-Schölhorn dan piano pada Reinhart Buhrow. Tahun 2005-2006 menjadi Tutor untuk dirigen di University of Music Freiburg. Lulus Master of Performing Arts ( Diplom Musiker) Februari 2007.

Tahun 2007 kembali ke Indonesia. Aktif menjadi juri beberapa festival paduan suara, kompetisi piano ( Jakarta Conservatory of Music 2009, 2011), Grand Prix Marching Band (2010) serta Sayembara Komposisi Musik Baru - Salihara (2011). Sejak 2010 menjadi ketua komite musik Dewan Kesenian Jakarta. Mengajar sejarah dan literatur musik di Sekolah Musik Amadeus (2007-2009). Pengaba tamu Twilite Youth Orchestra (2008 dan 2010), Camerata Symphony Orchestra – Lippo Karawaci (2012), Nusantara Symphony Orchestra (2012).

Kini ia berkonsentrasi membimbing pengaba-pengaba muda di Sanggar Musik  ”Musicasa” yang didirikan tahun 2007 bersama bariton Kristanto Pantioso. Selain itu ia juga mengajar vokal dan musik teori, khususnya persiapan teori musik untuk tes masuk sekolah musik di negara berbahasa Jerman.

Sebagai pianis musik kamar ia mengiringi biolinis Belanda Christian Bor (1985), flutis Inggeris Rachael Perry, Elizabeth Ashford (2009) dan musisi lainnya: bariton Kristanto Pantioso, soprano Binu Sukaman dan Aning Katamsi, biolinis Yasmina Zulkarnaen, celis Asep Hidayat, Leonard van Hien, Alfian Emir Aditya.  2009 mendirikan kor kamar Camerata Vocale Jakarta. 2012 mendirikan Konsort Harmoni untuk mempelajari musik barok bersama flutis/blokflutis Metta F. Ariono dan cembalis Reza Saputra.

Secara berkala ia masih mengaktualisasi dirinya, tahun 2010 ia belajar dirigen pada Peter Guelke di Internationale Sommerakademie Mozarteum, Salzburg dan 2012 viola da gamba pada gambis Hille Perl di tempat yang sama.

Di samping pendidikan musiknya, ia juga sarjana Teknik Nuklir dari Universitas Gadjah Mada dan meraih Master of Information Science dari New Jersey Institute of Technology, Newark, Amerika Serikat. 

Sekilas mengenai Joseph Kristanto Prantioso

JOSEPH KRISTANTO PANTIOSO 


Memulai pendidikan Musik pada Sekolah Musik Yayasan Pendidikan Musik jurusan piano dibawah bimbingan Ibu Noni Budhiwidjaya, Ibu Maria Fenty dan Ibu Asha R. Kaboel. Tahun 1991 menamatkan  tingkat PK3 dibawah bimbingan Alm. Bapak Soetarno Soetikno. Pada tahun yang sama memulai pendidikan vokal pada Sekolah Musik YPM dibawah bimbingan Ibu Catharina W. Leimena, Ibu Binu Sukaman, dan Ibu Aning Katamsi. Tahun 1994 memperoleh juara 1 Lomba Bintang Radio dan Televisi tingkat provinsi DKI dan juara 2 pada tahun yang sama untuk tingkat nasional. Tahun 2000 memperoleh penghargaan "Golden Artist Award" dari Sekolah Musik YPM. Tahun 2001 melanjutkan pendidikan musik pada Musikhochschule Freiburg- Jerman, dibawah bimbingan Prof. Towako Sato-Schoellhorn, Prof. Aziz Kortel dan Prof. H. P. Mueller. Tahun 2006 meraih gelar Diploma Kuenstleriche Ausbildung Gesang (Master Vokal) dengan pendalaman Lagu Sastra (Art Song) dan Oratorio. Mengikuti masterclass secara aktif pada Prof. Elizabeth Glauser, juga mengikuti Sommer-Akademie di Mozarteum-Salzburg pada tahun 2010 dan 2012, berguru kepada Prof. Rudolf Piernay dan Prof. Grace Bumbry. Sebagai penyanyi aktif bekerja sama dengan para pianist dan dirigen dalam berbagai konser dan resital antara lain: Tommy Prabowo, Iswargia Sudarno, Ananda Sukarlan, Indra Listyanto, dll. Tahun 2007 mendirikan lembaga pendidikan musik "MUSICASA" di Jakarta bersama Tommy Prabowo.